Kebanyakan orang yang telah mengenal KM sepakat dengan definisi “knowledge” bahwa knowledge adalah kapasitas untuk melakukan tindakan efektif. Namun, bagaimana memperkenalkan konsep KM kepada orang-orang yang belum memahaminya? Satu cara efektif adalah mengajukan sebuah pertanyaan kepada tiap-tiap orang dari mereka: “Apa yang membantu Anda bekerja lebih baik?”
Jawaban-jawaban dari pertanyaan tersebut kemudian dikelompokkan dalam empat kelompok sebagai berikut:
- Keterampilan, pengalaman, pelatihan, pendidikan, perilaku, kepemimpinan, motivasi diri, kesehatan, dsb. Kelompok ini disebut Human Capital, yang juga disebut embodied knowledge.
- Sistem pendukung, akses informasi, manual, buku petunjuk kerja, visi/misi, kebijakan, prosedur, proses bisnis, dsb. Kelompok ini disebut Structural Capital (atau Proses Capital), yang juga disebut embedded knowledge.
- Jejaring eksternal, hubungan dengan pelanggan dan supplier, teamwork dan trust di dalam organisasi, inspirasi dan rekognisi dari pimpinan, dsb. Kelompok ini disebut Relationship Capital (atau Stakeholder Capital/Customer Capital), yang juga disebut enculturated knowledge.
- Teknologi/perlengkapan, gedung dan ruang kantor, fasilitas/furnitur, gaji dan insentif, tempat kerja yang kondusif, dsb disebut Tangible Asset.
Analisa dari keempat kelompok di atas adalah sebagai berikut:
- Intellectual Capital terdiri dari tiga komponen, yaitu: Human, Structural dan Relationship Capital.
- Knowledge asset memiliki kesamaaan arti dengan Intellectual Capital. Dan sebagian besar dari Intellectual Capital adalah Intangible, yang juga menghasilkan value bagi organisasi.
- Baik tangible dan khususnya intangible asset berkontribusi bagi kinerja dan penciptaan value.
- KM sangat terkait dengan kinerja atau penciptaan value.
Dari keempat pengelompokkan di atas juga dapat ditarik kesimpulan bahwa knowledge sebagai intangible asset, baik yang embodied, embedded, maupun enculturated mendominasi tangible asset dalam kontribusi value bagi organisasi. Artinya, organisasi ditantang untuk menggunakan dan mengembangkan knowledge yang ada sehingga dapat digunakan untuk menghasilkan kinerja lebih baik.
Anda mau berbagi cara lain?
No comments:
Post a Comment